Minggu, 20 April 2014

Pendakian Gunung Lawu

Bulan November 2013 telah tiba, Ane bingung mau kemana pada malam tahun baru 2014 nanti,,, setelah mencari beberapa informasi dari internet dan referensi dari teman-teman pendaki, Jatuhlah pilihan ane ke gunung Lawu. Pada akhir bulan November 2013 lalu, Ane mengajak beberapa teman yang mau di ajak untuk menemani pendakian ke Gunung Lawu tersebut. Sebelum melangkah ke sana, Ane mau ngebahas sedikit mengenai gunung lawu.
Gunung Lawu terletak di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang memiliki ketinggian 3265 mdpl. Gunung Lawu dapat didaki lewat cemara kandang (Jawa Tengah) atau Cemara Sewu (Jawa Timur), Jarak kedua tempat ini tidaklah begitu jauh, sekitar 500 meter. Untuk sampai ke puncak butuh waktu sekitar 6-7 jam dari cemara sewu dan 7-8 jam dari cemara kandang. Sebenarnya masih ada satu lagi jalur yang dapat digunakan, yaitu jalur candi cetho.
Akhirnya setelah sebulan melakukan persiapan, tibalah waktunya ane dan teman-teman ane melakukan pendakian ke Gunung Lawu. Satu hari sebelum pendakian, kami melakukan persiapan, packing, dll. Ow iya ane mendaki bersama 3 teman ane, yaitu Hanna, Sofie, dan Chandra. Pada tanggal 31 Desember pukul 4 pagi, Ane akhirnya bangun juga, karena sebelumnya HP ane setting alarmnya pada pukul 4 pagi. Ane lalu bangun, terus mandi, setelah itu menghampiri teman ane, yaitu Chandra. Kami janjian ketemuan di kontrakan Hanna pukul 5,,, tapi apa boleh buat, baru pada pukul 6 pagi ane dan Chandra sampai ke kontrakan Hanna... tet tot, ternyata Hanna dan Sofi udah pada siap semua, dan muka agak sebel yang sebelumnya menunggu ane dan Chandra. Hehehe,,,, 
Tanpa ba bi bu lagi, Ane dan ketiga teman ane langsung tancap gas ke Basecamp gunung Lawu,,,, Tapi sebelumnya, ada satu hal yang wajib yang kita laksanakan, yaitu Narsisme, Nih Fotonya


Setelah Narsis selesai,,, Langsung aja kita berempat dengan 2 motor tancap gas ke Gunung Lawu. Basecamp yang kita pilih adalah Cemara Sewu, karena selain jalannya yang lumayan enak, tetapi juga lebih pendek. Tapi yaw namanya juga pendakian santai yaw, Alon-alon waton kelakon,Kata orang jawa,,, sampai di Surakarta, kita mampir dahulu untuk makan pagi, karena juga kita dari pagi belum makan dan cacing dalam perut sudah pada konser. Yaw tetap saja, sampai di warung makan pun pada narsis,,,, nih buktinya

Setelah makan selesai, tentu kenyang,,,, dengan semangat yang kita punya, kita lanjutkan perjalanan ke Basecamp Cemara Sewu. Nah untuk menuju kesana, kita arahkan motor kita ke Kabupaten Karanganyar dan melewati Kota Karanganyar melewati jalan Tembus Karanganyar ke Magetan. di tengah jalan kita mampir dahulu ke SPBU, karena bensin ane dkk mau habis, Kan nggak lucu kalau kehabisan bensin di jalan dan menuntun motor. Dari SPBU tadi kita arahkan motor ke timur melewati air terjun Tawangmangu. Nah di sini menarik ceritanya,,,, ketika kita lagi mengendarai motor, ada anak kecil di dalam mobil yang mengejek kita, karena motor kita nggak kuat menanjak,,,, Asyem.. Ane kan jadi kesel,, namun karena anak itu masih kecil, jadi biarkan saja oleh kita,,, bukan apa-apa yaw, karena kalaupun kita mengejar anak itu, pasti tidak kekejar,,, hehe,,,, Nah sehubung kesel dan motor ane dkk tidak kuat menanjak, kita santai saja, tapi sampai juga di atas tanjakan Tawangmangu,,, di sini Foto-foto dahulu, di sini suasana sudah sejuk dingin gimana gitu, dan pemandangannya juga bagus
Setelah sekitar setengah jam kita berhenti, kita lanjutkan lagi ke Basecamp Cemara Sewu. Dan akhirnya kita sampai juga di cemara sewu pada Pukul 11 siang. Di basecamp kita istirahat dahulu, menitipkan motor, packing, dll. Setelah jam menunjukkan setengah satu,,, kita kemudian mendaftar kontribusi masuk ke petugas, setelah itu langsung go pendakian dimulai. Nih pintu gerbang pendakian Via Cemara Sewu
Langkah demi langkah kita lewati, setelah 25 menit berselang, kita sampailah di sebuah shelter yang terletak di kanan jalan. Di sini tidak terduga, terencana, ketemu teman pendaki dari Karanganyar,,, Bang Rodex, bang Robert, dan Bang Yulex. Akhirnya kami ngobrol dan menjadi teman perjalanan pendakian. Di Shelter ini kami mengisi air yang ada di belakang Shelter. Setelah semuanya beres, perjalanan kita lanjutkan lagi. Dan tidak lama kita sampailah di Pos 1. Di sini kita istirahat, sambil beli gorengan di Pos ini,,,, pada heran yaw, Nah di sinilah keunikan dari gunung lawu, ada warung makan di Pos 1 dan di Hargo dalem. Unik kan... Setelah istirahat, kita lanjutkan perjalanan menuju ke Pos 2. Perjalanan dari pos 1 ke pos 2 adalah perjalanan panjang di gunung ini. Kita harus naik turun bukit untuk bisa sampai di pos 2. Perjalanan ke pos 2 masih melewati jalan setapak yang tersusun dari batuan. Setelah berjalan sekitar 2 jam, kita sampai di pos 2 yang terletak di kiri jalan. Di pos 2 terdapat bangunan yang dapat digunakan pendaki untuk bermalam. Di sini hujan mulai rintik-rintik,,,, Ow iya, hawanya dingin banget di gunung lawu, dan bahkan gunung ini selain terkenal mistiknya, merupakan gunung paling dingin di Pulau Jawa. Karena turun hujan,,, akhirnya kita memutuskan untuk berhenti dahulu di Pos 2 ini. Nih Fotonya ada bang Robert dan bang Yulex di samping Ane
Sehubungan hujan rintik-rintik tidak reda juga, akhirnya kita meumutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju pos selanjutnya. Trek yang kita lalui semakin terjal saja. setelah 1 jam kita lalui, sampailah di pos 3. Di pos 3 terdapat bangunan yang dapat digunakan pendaki untuk bermalam. Namun bangunan tersebut sudah agak rusak. Perjalanan ke pos 4 adalah perjalanan paling berat di gunung ini. Kita harus melewati jalan yang sangat menanjak. Jalan yang dilewati seperti jalan berbatu yang berbentuk seperti tangga yang berkelok-kelok. Setelah 2 jam perjalanan, Kita sampailah di pos 4. Pos 4 hanyalah tanah datar yang cukup luas. Di pos 4 tidak ada bangunan apapun. Namun sebelum mencapai Pos 4,,, kita narsis dahulu di antara pos 3 dan Pos 4, karena kita tergoda akan pemandangannya.... 
Sehubungan kabut turun dengan cepat, jadi yaw kita kurang beruntung akan cuaca yang terjadi,,, Cerita kita lanjutkan,,, sampai di Pos 4, sekitar pukul setengah 7 sore. Perjalanan kita lanjutkan lagi walau langkah kaki sudah agak lelah,,, Menuju ke pos 5 kita harus mengambil jalan menurun yang mengarah condong ke kanan. 30 menit kemudian sampailah kita di pos 5. Di tengah jalan kita melewati goa besar yang terletak di kiri jalan. Di pos 5 ada warung yang menjual makanan dan minuman. Sudah ane ceritakan tadi kan, kalau di Pos hampir puncak terdapat warung makan,,, hehe,,, Di sekitar mata air ada gua yang dapat kita digunakan untuk berteduh. Namun kita tujuannya mampir ke Argodalem dahulu. Argodalem adalah keratin makam keramat prabu brawijaya. Setelah 20 menit berselang, sampailah kita di Argodalem. Di sini kita mendirikan tenda, makan, istirahat, dll. Nih bang Rodex lagi masak air buat membuat wedang Kopi, susu, dll.

Malam pun datang,,, ketika malam datang, tidak menyurutkan kita untuk bermain poker,,,, sampai pukul setengah satu dini hari. Tujuannya menunggu pergantian tahun baru 2014. Namun tidak ada bunyi sesuatu ketika sampai jam setengah satu. Ntah kenapa??,,, biarlah,,, akhirnya kita untuk memutuskan tidur guna mempersiapkan fisik untuk summit besok pagi. Pagi pun datang juga,,, Pagi baru, tahun baru, semangat baru. Karena pagi hari masih hujan rintik-rintik, kita melanjutkan lagi tidur sampai jam 8 pagi, hehe... Pada pukul 8 kita bangun, dan persiapan buat summit ke Puncak Hargo Dumilah. Namun sebelumnya, ane tertarik mengabadikan beberapa Foto. Diantaranya Rumah Botol dan HARGODALEM

Setelah mengabadikan foto,,,, Kita sebelum summit, segera masak dan makan dahulu, Lalu langsung Go menuju puncak Hargo Dumilah. Setelah berjalan selama 25 menit, sampailah di Puncak Hargo Dumilah. Di puncak ada sebuah tugu besar yang menjadi tanda berakhirnya perjalanan Kami.
Itulah Perjalanan kami dalam kegiatan pendakian Gunung Lawu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me