Selasa, 08 September 2015

Menyusuri Goa Kiskendo Yang Kaya Akan Cerita Pewayangan


Beranjak dari Grojogan Sewu kita lanjutkan perjalanan menuju ke Goa Kiskendo yang terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo. Berikut rutenya:
Berangkat dari Kota Yogyakarta, kita arahkan kendaraan menuju ke arah barat melewati Jl. Godean - Nanggulan - setelah melewati jembatan sungai progo kita bertemu dengan perempatan Nanggulan - kemudian kita mengambil arah ke kiri menuju Janti - setelah kita bertemu dengan sebuah pertigaan yang ditandai dengan adanya puskesmas, kita kemudian berbelok ke arah kanan dan mengikuti jalan yang ada - lurus terus sampai pada akhirnya menemukan pasar Sribit - masih terus lurus - ketemulah kita pada sebuah pertigaan yang mana bila lurus ke arah Goa Kiskendo dan bila belok ke kanan maka ke arah Godean atau Kota Jogja - ambillah kita ke arah Goa Kiskendo - ketemu pasa Jonggrangan - lurus terus - ketemu sebuah pertigaan lagi - masih lurus lagi menuju arah Goa Kiskendo (bila belok ke kanan maka akan sampai pada Goa Maria Lawangsih) - tidak lama kemudian sampailah kita di Goa Kiskendo.


Jalan yang kita lalui dari Kota Jogja sampai ke lokasi rata - rata dalam kondisi baik. Goa Kiskendo ini sangat mudah di cari karena letaknya yang berada di jalur jalan utama. Kita sempat bingung mencari pintu masuknya. Di situ terdapat sebuah jalan masuk yang berupa jalan tanah dan tidak ada pos penarikan retribusi dan parking area. Yawsudah akhirnya kita masuk saja melalui jalan tersebut. Sehabis memarkir motor selanjutnya kita menuju mulut goa.
Di sebelah kiri dan kanan mulut goa terdapat keindahan relif yang konon relief tersebut menggambarkan legenda pertempuran Mahesosuro - Lembusuro melawan Sugriwo - Subali. Relief tersebut di gambar cukup besar dan detail. Inilah salah satu keunikan yang di miliki Goa Kiskendo yang sampai saat ini masih terawat dengan baik.



Selain itu di samping kanan mulut goa terdapat peta tentang jalur yang ada di dalam goa sekaligus terdapat juga penjelasan tentang tempat - tempatnya.


Ketika kita mulai memasuki goa, terdapat sepasang laki - laki dan perempuan yang juga ingin menelusuri goa. Akhirnya kita menelusuri goa berenam, Alkhamdulillah semakin ramai. Track penelusuran goa pun terbilang mudah karena sudah dibuat tangga masuk dan jalan setapak yang terbuat dari semen yang dipadatkan. Terdapat juga alat penerangan berupa lampu listrik, tetapi sayang ketika kita berkunjung lampu - lampu tersebut tidak dihidupkan.



Sebagai saran saja sob, bila anda ingin menelusuri goa ini sebaiknya membawa alat penerangan sendiri agar lebih nyaman dalam penelusuran. Agar tidak tersesat dalam goa sebaiknya di antar oleh juru kunci goa karena di dalam goa terdapat beberapa cabang goa. Keadaan jalan yang licin karena terdapat rembesan air yang berasal dari atap goa, udara yang lembab dan cenderung dingin, itulah yang kita rasakan ketika menelusurinya. Goa ini cukup menarik, bagaimana tidak stalaktit dan stalagmitnya sungguh indah sekali. Berikut beberapa gambar yang berhasil kita abadikan.




Di Goa Kiskendo ini terdapat 2 goa dan yang satunya lagi berada di sebelah bawah goa utama yang bernama Goa Sumitro. Di dekat kawasan Goa Kiskendo terdapat sebuah goa lagi yang terletak di Kawasan Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah yakni Goa Seplawan. Selain sebagai tempat wisata, Goa Kiskendo juga dikenal sebagai tempat yang sakral untuk tempat ritual bertapa. Terdapat 9 tempat pertapan di dalam goa, yaitu Pertapaan Tledek, Pertapaan Kusuman, Pertapaan Santri Tani, Pertapaan Padasan, Pertapaan Semelong, Pertapaan Lumbung Kampek, Pertapaan Seterbang, Pertapaan Sekandang, Pertapaan Selumbung. Berikut salah satu tempaat pertapaan yang ada di dalam goa.

Kondisi track menuju Pertapaan Sekandang
Suasana di Pertapaan Sekandang
Tak hanya sebatas goa melulu yang dapat kita nikmati. Di sekitar Kawasan goa memiliki pemandangan yang asri sehingga tidak heran bila dijadikan bumi perkemahan. Adapula taman bermain anak yang dilengkapi dengan berbagai macam permainan anak seperti jungkat - jungkit, seluncuran yang dibuat seperti bentuk lidah buaya, panjat - panjatan, serta ayunan. Hmmm sepertinya kembali kedalam dunia anak sungguh menyenangkan. Coba dulu dah, hehehe
 
Tolong Ane di makan buaya, tolong! tolong! tolong!
Ayunan dahulu dah

Sekian dahulu cerita dari Ane tentang Goa Kiskendo ini yaw sob. Tunggu cerita Ane selanjutnya di Air Terjun Kembang Soka yang tidak jauh dari sini. Sampai jumpa.

4 komentar:

  1. Jogja memang mantab ! Gak ada habisnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Josss gandosss,,, Jogja tetap istimewa

      Hapus
  2. jadi yg ijo tdi ke mana mas?? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sehubungan dilihatin terus sama mas angki, jadi dia kabur milih yang memfotoin saja mas,,,, hahaha

      Hapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me