Kamis, 26 Juni 2014

PENDAKIAN GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN

Di sebut Gunung api purba Nglanggeran karena gunung ini pernah aktif puluhan juta tahun lalu, namun kini gunung itu sudah tidak aktif lagi. Gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kbupaten Gunungkidul. Kali ini ane mau menceritakan pendakian atau bisa ane sebut dengan wisata ke Gunung Nglanggeran. Kenapa ane sebut demikian? karena waktu yang ane perlukan untuk mencapai puncak gunung ini tidaklah terlalu lama. Namun demikian ane tidak boleh meremehkan suatu gunung, hal itu ane lakukan karena ane pun tidak mau diremehkan oleh alam.
Pada tanggal 9 Juli 2013 lalu, berangkatlah ane bersama dengan 2 teman ane yaitu Imam dan Hanna menuju ke Gunung Nglanggeran Pada pukul 10 Malam. Hal ini kita lakukan karena pada malam pendakian ini adalah waktu malam pertama tarawih. Waktu yang kita butuhkan untuk sampai ke sana dari Kota Yogyakarta hanyalah 1 Jam. Pukul 11 malam sampailah kita di basecamp Pendakian Gunung Api Purba Nglanggeran. Tempat yang pertama kita tuju adalah Pos pelaporan untuk membeli tiket dan segera naik ke atas.
Setapak demi setapak di temani dengan sorotan lampu senter yang di bawa oleh diri sendiri kita akhirnya memulai pendakian ke Gunung Api Purba Nglanggeran. Berhubung waktu yang kita lalui adalah malam hari dan tidak bisa untuk mengambil gambar, akhirnya kita putuskan bahwa pada hari besoklah kita mengambil gambarnya. 20 menit berselang, kita sudah sampai di Gardu Pandang 1


Kita akhirnya memutuskan untuk istirahat sejenak di Pos ini. Pendakian kita tergolong santai, jadi yaw kita bisa menikmati perjalanan kita semau kita. Waktu istirahat sudah usai. Perjalanan kita lanjutkan lagi menuju Puncak.
1 setengah jam berselang, akhirnya kita sampai di Puncak pada pukul 12.45 malam. Nah di sinilah terjadi kelucuan, sebenarnya kita bawa sebuah tenda, namun setelah sampai di atas tidak bisa untuk didirikan tenda. Seharusnya kita bisa mendirikan tenda di Camping Ground, namun kita malas untuk ke bawah. Akhirnya kita bermalam di Puncak dengan ditemani bintang-bintang di langit, berselimutkan dinginnya malam itu, kabut yang membuat puncak semakin ekstrim. Huw seramm!!!!!
Pada pukul 3 pagi kita terbangun dari tidur dan segera sahur guna melaksanakan ibadah puasa besok hari. Tanggal 10 Juli 2013 telah tiba dan sang mentari pun mulai menampakkan sinarnya.



Pagi menjelang tampak pemandangan di puncak gunung Nglanggeran sangat indah sekali dan mengagumkan.
Tebing-tebing terlihat sangat eksotis di seberang sana



Sebuah Embung Nglanggeran pun tampak dari Puncak ini


Selain itu, terdapat juga tower berbagai satelit pun nampak di sana

Puas menikmati Puncak Gunung Nglanggeran, kita akhirnya bersepakat untuk segera turun karena waktu sudah semakin siang. Dalam perjalanan pulang pun kita tidak bosan-bosannya untuk menikmati indahnya track gunung ini. Tepat di bawah puncak terdapat sebuah tempat untuk mendirikan tenda bagi sobat-sobat yang mau bermalam di sini.


Bagi sobat-sobat petualang yang ingin naik gunung tetapi tidak mau capek dan takut tersesat, gunung Nglanggeran lah yang paling tepat menjadi pilihan, karena gunung ini di lengkapi dengan papan petunjuk sehingga memudahkan para pendaki dalam mendakinya


Meniti ke bawah ane menemukan batu besar di pinggir jalan, lalu ane angkat tuh batu, haha. Foto 3D saja pokoknya kalah deh.


Lanjut terus, kalau ke puncak itu kesana mas bro

Ane mah mau turun. Track nya memang sama sob, dari atas sampai bawah terdapat batu-batu besar yang sangat bagus dan sayang untuk dilewatkan.



Selain di dominasi betuan-batuan besar, Track di Gunung Api purba Nglanggeran ini pun terdapat pemandangan yang sangat indah sekali. Penasaran??? cerita berlanjut ke PENDAKIAN GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN 2. Lets go

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me