Minggu, 17 Januari 2016

Mie Telap 12, Menikmati Sajian Mie Instan Persis Bungkusnya


Sobat pernah mendengar mie instan yang disajikan sama persis dengan yang ada di bungkusnya? Nah kalau belum silahkan ke Jogja, disini ada lo sob sebuah tempat yang menyajikan mie sama persis dengan yang ada di bungkusnya. "Mie Telap 12" lah namanya yang terletak di Jl. Pandean 10B Umbulharjo. Kurang lebih 400 meteran dari terminal lama Umbulharjo yang sekarang ditempati XT Square.


Lalu bagaimana dengan sobat yang ingin datang kesini? berikut arahannya. Dari perempatan Pojok Beteng wetan, bergeraklah ke arah timur (ke kiri bila dari Jl. Brigjend. Katamso) melewati POM bensin yang ada di sebelah kanan jalan dan juga melewati perempatan lampu merah (bila ke kiri ke Jl. Tamansiswa dan ke kanan Jl. Lowanu) hingga menemukan lagi perempatan lampu merah. Perempatan ini tidaklah seperti pada perempatan lainnya, melainkan salah satu jalan tersebut mengarah ke arah timur laut. Ikuti jalan yang miring ke timur laut tersebut hingga menemukan XT Square di kanan jalan. Dari sini maju sedikit lagi dan sobat akan menemui pertigaan ke kiri. Kemudian beloklah ke kiri dan tak lama lagi sobat akan sampai di sini.



Kesan pertama ketika Ane berkunjung kesini adalah tempatnya yang sederhana namun di desain secara unik. Hanya ada beberapa meja dan kursi saja yang tersedia, 6 buah meja dengan sistem meja dan kursi dan 3 buah meja dengan sistem lesehan. Meja dan kursi tersebut cukup unik bentuknya, bentuknya yang bulat bercat cokelat membuat kesan mewah namun tampak elegan.



Tak hanya pada kursinya saja, di bagian dinding pun terpasang berbagai macam gambar yang menegaskan kalau disinilah kamu bisa menikmati mie persismu. Pastinya sobat udah pernah dong beli mie, nah ketika habis beli, tapi kok beda yaw dengan yang di iklan? Bila sobat ingin merasakan mie persis yang di iklan tanpa rekayasa disinilah tempatnya.



Ada sebuah benda yang menarik perhatian Ane disini yaitu sebuah jam yang terpasang cukup tinggi dengan tulisan,"jangan bermain - main dengan waktumu kecuali kamu bisa membaliknya" kalau tidak salah. tapi jam tersebut terpasang secara terbalik, Ane sempat menafsirkan kalau pengunjung mana mungkin bisa membalikannya la wong jamnya terpasang cukup tinggi, hehe.
Pelayan : Mau pesan apa mas?
Ane     : Ma'af mas, ada daftar menunya?
Pelayan : ini mas
Ane     : Sebentar yaw mas tak pilih - pilih dulu
Pelayan : Baik mas. Tapi yang ini ini dan ini kosong loh mas (sambil
          menunjukkan beberapa menu mie yang sedang kosong)
Ane     : Baiklah mas, terima kasih.
Nah, disini sobat bisa memesan apa saja yang akan dipesan. Nggak usah bingung apalagi galau di daftar menunya sudah terpampang dengan jelas gambar dan keterangan mienya. Dari harga sekian sampai sekian. Dari mie baso sapi sampai bulgogi. Harga mie tersebut sudah dengan nasinya loh sob, bila mau nambah yaw kena biaya tambahan sebesar 2k saja.



Lalu apakah dengan minumannya juga persis? kalau yang ini jangan tanya yaw sob, soalnya minuman yang Ane pesan segelas es teh tak terlukis di dalam jiwa, eh maksudnya gambar dink. Hanya yang berharga minimal 5k sajalah yang terlukis di situ. Duh kasihan yang golongan bawah, nggak ada yang peduli pada dirinya.



Seporsi mie kari ayam dan segelas es tehlah pilihan menu kali ini. Seperti apakah tampilannya? ntar yaw sob Ane mau pesan dulu. Sambil menunggu pesanan yang datang, Ane penasaran mengapa yaw kok mie persis ini dinamakan Mie Telap 12?
Berdasarkan sumber gambar yang Ane baca yang terpasang di dinding, bahwa mie ini dinamakan mie telap 12 karena kata telap - telep di sebagian masyarakat jawa artinya adalah lahap. Maksudnya nanti bila sobat menikmati mie persis ini akan dengan lahap menyantapnya sehingga tak bersisa sedikitpun (kalau bersisa kan mubadzir).Disini kata Telap 12 (dimana di baca Telap-Twelep), memplesetkan angka 12 yang dalam bahasa inggris bacanya twelv, dengan lidah jawa menjadi twelep. Katanya sieh agak keminggris tapi sebenarnya jawa. Hehehehe, bisa juga nieh idenya. Yaw kalau nggak percaya yaw baca sendiri lah yaw sob.



Kebetulan pas Ane datang kesini sekitar pukul setengah dua an siang. Jadi saat itu nggak ramai sama sekali. Hanya ada beberapa pengunjung saja yang sudah menikmati mienya. Jadi, pelayanannya lumayan cepat, ingin tahu penasaran seperti apa tampilannya? nah ini dia


Semangkok mie kari Ayam dan segelas es teh manis
Memang benar sob, tampilannya benar - benar persis. Di gambarnya ada tomat, nyatanya memang ada. Di gambarnya ada potongan telur, disinipun ada. Ada wortel, ada juga. Bahkan di gambarnya ada potongan daging ayam berupa paha, disinipun memang ada. Tapi itu semua belum membuat Ane heran. Herannya, dari bahan - bahan itu semua tata letaknya sama persis yang ada di gambar.



Ane benar - benar salut. Yawsudah berhubung Ane salut, tak ketinggalan juga Ane berfoto bersama mienya. Pumpung hanya ada beberapa pengunjung saja, Ane minta tolong sama pedagangnya untuk memfoto Ane dan hasilnya.


Yaw hasilnya blurrr. Tapi nggak apa - apalah. La wong minta tolong, masa mau ngatur
Lalu bagaimana soal rasa? Yaw enak kok sob seperti rasa mie pada umumnya. Jadi Mie Telep ini tak hanya mengandalkan tampilannya saja yang persis ama aslinya, tetapi juga mmeperhatikan soal rasa. 10 menit kemudian.

Jreng jreng jreng, habis sudah semuanya
Soal harga nggak usah khawatir masih bersahabat dengan kantong kok. Semangkok mie kari ayam dan segelas es teh manis hanya dibanderol dengan harga 16k saja, harga sudah termasuk dengan nasi putihnya.


Gimana tertarik untuk mencobanya? Tapi ingat yaw sob, jangan makan mie tiap hari karena menurut beberapa artikel yang Ane baca bahwa makan mie tiap hari itu tidaklah baik dan tubuh memerlukan pencernaan selama 3 hari. Yaw kalau satu minggu atau 2 minggu sekali sieh nggak apa - apa. Cuman sekedar mengingatkan aja kok sob, mau percaya silahkan, kalau nggak yaw nggak apa - apa. Semuanya terserah pribadi sobat masing - masing.

10 komentar:

  1. pagi pagi liat gini mas, aku jadi laaaaaapaaaar ;D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe,,,, Kalau lapar langsung TeKaPe dah mas :-)

      Hapus
  2. mas Anis, asli seru deh yang ini....wah walaupun mie instan tapi idenya mantap itu...pengen nyobain juga..
    sippp di akhir ada foto mangkok, piring dan gelas kosong...bravo mas...he he he...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha,,, Boleh di coba mbak. Kalau nggak kan Mbak Monica biasa tuh buat makanan, nah, bisa tuh mie instan di coba kreasi sendiri, kemudian kalau sudah jadi, ya di makan sendiri. hehehehe, kan sensasinya beda Mbak :-)

      Hapus
  3. wah unik banget jajanannya... sampe harus percis kayak iklannya... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak,,, Aku juga tadinya mikirnya persis seperti itu sebelumnya, hehehe

      Hapus
  4. haha kreatif banget sih nih tempat makannya, cocok juga buat nongkrong yak, mendadak saya jadi lafar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, bener banget,,,,, mungkin takut dosa kali kalau jualan mie tidak seperti yang diiklankan (pada bungkusnya),,, hhehehe, tapi malah jadi ide,,,

      Hapus
  5. waaahhh skr udh nyebar kemana2 ya mie yg persis bungkusannya ini... dulu pertama2 ada di tebet, jkt selatan mas... 2 thnan lalu kalo ga salah yaa... eh abis itu bnyk diikutin di mana2 di jkt.. aku sndiri sih blm prnh coba :D..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak bener, bahkan pernah aku baca juga di Surabaya ada loh mbak katanya. Wah berarti nggak cuman di Jogja aja yaw ternyata,,,, yawsudah, mbak Fanny bisa tuh mencobanya yang dekat - dekat saja kapan - kapan, :-)

      Hapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me