Jumat, 29 April 2016

Mangut Lele Bu Is Bikin Perut Kenyang

Awalnya Ane mengira kalau warung makan yang menjual mangut lele di Kota Jogja yang enak ya hanya di Warung Makan Mangut Lele Mbah Marto Nggeneng saja sob, tapi ternyata dugaan Ane salah, tak hanya di tempat Mbah Marto saja yang menjual menu makanan tersebut tetapi juga di Warung Makan Mangut Lele Bu Is. Konon katanya mangut lele nya enak sekali dan bisa membuat orang ketagihan untuk datang lagi. Apakah benar begitu? untuk membuktikannya sendiri berangkatlah Ane langsung ke TeKaPe.



Ane kesini saat hari masih pagi, Ane sengaja pilih pagi hari karena selain sarapan pagi juga bisa menikmati perjalanan dengan udara yang masih fresh dan menyegarkan. Betul?
Warung Makan Mangut Lele Bu Is ini terletak di Jl. Imogiri Barat Km.12, Sumber Agung, Kec. Jetis, Kab. Bantul, Yogyakarta. Letaknya yang lumayan jauh dari kost Ane membuat perjalanan Ane agak lama sedikit, ya sekitar 35 menitan lah.



Sesampainya disini ternyata sudah ada pengunjung yang datang. Warungnya cukup sederhana namun cukup bersih dan rapi. Ada dua jenis tempat duduk yang dapat Ane pilih yakni sistem lesehan yang beralaskan karpet biru dan berada di dalam warung serta sistem meja dan kursi dengan kursinya berupa kursi lincak yang terbuat dari bambu dan berada di luar ruangan tepatnya di teras warung.


Sistem lesehan
Sistem meja dan kursi
Ane sendiri memilih sistem lesehan saja, selain karena di kursi lincak masih ditempati oleh para pengunjung lainnya juga terkesan lebih santai. Nampaknya warung ini benar - benar sangat direkomendasikan sekali sob soalnya di salah satu bagian dindingnya telah terpasang foto beberapa artis yang sepertinya sudah pernah mampir kesini. Ingin tahu siapa saja mereka? salah duanya Pak Bondan dan Benu Buloe.


Tuh Pak Bondan
Kalau ini Benu Buloe
Kalau Pak Bondan mah Ane sudah tahu, la kalau Benu Buloe itu siapa ya? ternyata setelah tak cari - cari di internet kalau Benu Buloe adalah seorang host yang pernah membawakan acara dalam dunia perkulineran. Woke, tanpa berfikir lama - lama Ane memesan seporsi mangut lele dan untuk minumannya air es saja. Habis, selain jeruk dan teh tak ada lagi pilihan minuman lainnya. Sembari memesan, Ane menanyakan tentang kapan Pak Bondan pernah kesini dan apa jawaban dari salah satu pegawainya sob? bahwa Pak Bondan sudah bolak - balik makan disini dan sudah terhitung 4 kali beliau mengunjunginya. Busyettt, hal ini menambah rasa penasaran Ane tentang citarasa yang ditawarkan mangut lelenya.



Tak butuh waktu lama pesanan yang Ane pesan pun sudah datang. Pesanan kali ini benar - benar membuat Ane kaget dan syok sob, baru kali ini Ane melihat cara penyajiannya yang sangat berbeda dengan warung makan yang lainnya. Bagaimana tidak selain mangut lelenya itu sendiri, juga terdapat potongan buah mentimun, oseng - oseng lombok hijau, daun pepaya,  kecambah, daun kemangi, daun kenikir, sambal terasi dan urap. Masih ada lagi yakni nasi putih yang disajikan dengan menggunakan baskom kecil, wijikan untuk mencuci tangan, dan piring kosong sebagai tempat makannya. Semua disajikan di hadapan Ane dalam satu tempat. Sudah kebayang kan betapa banyaknya menu makanan yang ada di meja tersebut?


Yapz, ini dia. Yuk sob, kita habiskan bersama!
Ini bukan rumput, tapi daun kenikir
sambal terasi
Kurap terbuat dari bahan utama kelapa
Secara penampilan, mangut lele ini mempunyai kuah yang berwarna krem. Hal ini berbeda dengan mangut lele mbah marto yang cenderung disajikan tidak menggunakan kuah. Lalu bagaimanakah dengan rasanya? Hmmm rasanya lezat banget sob, semuanya serba pas di lidah. Bumbu rempah - rempahnya terasa kuat, gurih berpadu dengan rasa pedas dan tidak membuat enek. Selain itu sambal terasi dan bumbu kurapnya terasa mantap, pokoknya benar - benar mantab. Lengkap sudah mangut ini disajikan dengan beraneka macam sayur yang terasa segar di mulut. Kalau boleh bilang sob, Ane lebih menyukai mangut lele Bu Is ini daripada Mangut Lele Mbah Marto. Rasanya benar - benar nagih dan dua kata untuk ini semua,"Wuenak tenan, le leduk". Untuk itu,


Tak kasih jempol
Kali ini tidak habis semua, disinilah Ane menyerah!
Soal harga ternyata masih sangat bersahabat sob, untuk semuanya uang yang harus Ane bayarkan sebesar 18k saja. Gimana tertarikkah untuk mencobanya? sebaiknya kalau datang kesini dalam keadaan lapar sob, selain enak juga isi seporsi yang kamu dapatkan semau kamu. Nasi yang disajikan pun berisi sangat banyak. Mau habis sedikit atau banyak, tetap saja harganya sama.
Sudah tahu belum lokasi warungnya? kalau belum tahu, berikut gambaran rute menuju lokasinya:
Dari Kota Yogyakarta tepatnya di Perempatan Lampu Merah Pojok Beteng Wetan, bergeraklah ke arah selatan melalui Jl. Parangtritis hingga bertemu perempatan jalan antara Jl. Parangtritis dengan Jl. Ringroad Selatan. Dari sini masih lurus lagi ke arah selatan melalui Jl. Parangtritis dan melewati sebuah pertigaan lampu merah hingga bertemu perempatan lampu merah Manding. Dari sini beloklah ke arah kiri (timur) melalui Jl. Manding - Imogiri hingga bertemu perempatan lampu merah lagi. Nah, Mangut lele Bu Is ini berada tepat di sebelah utara dari perempatan lampu merah ini.



Letaknya yang strategis membuat Warung Makan Mangut Lele Bu Is ini mudah untuk ditemukan.
Jam buka Mangut Lele Bu Is berdasarkan informasi yang Ane dapatkan dari salah satu pegawainya: Dari jam 7 pagi hingga jam 8 malam.

16 komentar:

  1. Mangut lele....belum pernah makan, secara ga suka lele eh mas, tapi pernah buat mangut kakap, wuenak..

    wah ini seru mas, banyak banget makanan pendampingnya, yang seger2 lagi, menu sehat banyak sayurannya
    itu kalau sayurannya dihabiskan semua apa tetap hargarnya 18k ya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak,,,, mau sedikit atau banyak tetap saja harganya sama mbak,,, itu hitungannya satu porsi, :-)

      Hapus
  2. pasti maknyos, pak bondan aja pernah menikmati.
    tambah urap semakin mantap

    BalasHapus
  3. buih mantep... untung aja masih sadar kalau tidak sudah tak caplok nih monitornya.. hahaha jadi laper

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan di caplok min *eh*

      Hapus
    2. hahaha bentar dulu lah mbak... masih bales komentar mbak wk wk wk

      Hapus
    3. Ma'af min, yang mpunya blog seorang laki - laki, bukan wanita, hehehe

      Hapus
  4. Wah enak tuh mbak siang-siang makan lele mantapp .... kalo boleh tahu itu lele jenis apa ya mbak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ma'af mas, yang mpunya blog laki - laki ew, bukan wanita, hehehe
      Sepertinya lele dumbo mbak, yang mudah dibudidayakan itu lho

      Hapus
  5. kalau denger mangut lele, jadi inget kampung lele boyolali. dulu pas KL disana tiap hari makan lele dan yg paling enak ya mangut lele :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ow ada tow gan kampung lele di Boyolali?, aku tahunya Rawa lele, hehehe,,,
      Setuju deh dengan pendapatnya, :-)

      Hapus
  6. wah mantap mas... siap" Hits mas udha mau romadhon banyak yang searching kuliner hehehe mantap mas Aniss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukannya malah tambah sepi mas?,,, lawong udah ada takjilan, hehehe

      Hapus
  7. selalu penasaran ama mangut lele.. blm prnh nyobain soalnya :).. memang hrs coba spertinya ya mas kalo ke jogja.. aku mw datangin yg ibu is aja :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bisa di coba kalau ke Jogja... enak deh pokoknya, :-)

      Hapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me