Selasa, 03 Mei 2016

Mie Ayam Goreng Mekaton Jogja

Sudah lama nieh sob Ane tak merasakan yang namanya mie ayam. Terakhir kali Ane makan mie ayam ketika berkunjung di Mie Ayam Bu Tumini yang berada di sebelah utara pintu masuk Terminal Giwangan. Yeay, akhirnya setelah sekian lama Ane tak merasakannya, kini Ane sudah bisa merasakannya kembali. Adapun warung makan mie ayam kali ini yang akan Ane datangi adalah Mie Ayam Goreng Mekaton yang terletak di Jl. Kebon Agung Km. 12 Pasar Srikaton, Dusun Sumokaton, Desa Margokaton, Kec. Seyegan, Kab. Sleman, Yogyakarta. Konon katanya warung mie ayam ini merupakan warung yang menjual mie ayam goreng pertama di Yogyakarta lho sob. Hayo, sobat mulai penasaran kan? Kalau gitu Anepun juga mengalami hal yang sama.



Tapi letaknya cukup jauh sob dari kost - kostan Ane sehingga membuat perjalanan Ane sedikit memakan banyak waktu, ya kurang lebih sekitar 45 menitan lah. Walaupun agak jauh namun Ane sangat menikmatinya karena selama perjalanan Ane ditemani oleh hijaunya persawahan Pak Tani dan terlihat beberapa bukit tampak menjulang di sisi bagian barat. Sesampainya disini Ane sempat kebingungan dimanakah letak persisnya warung tersebut, pasalnya tak ada papan nama ataupun identitas yang terpasang. Namun ada yang membuat Ane yakin sob kalau warung ini adalah Warung Makan Mie Ayam Goreng Mekaton, ciri - cirinya warung tersebut terletak persis di sebelah timur Puskeswan Seyegan dan tempatnya persis seperti tempat orang desa yang sedang menggelar acara hajatan besar (seperti acara mantenan atau khitanan) beratapkan seng dan berpenyangga besi. Terlihat sudah banyak para pengunjung yang datang memadati warungnya. Tanpa ragu - ragu Ane pun mampir sesuai dengan ciri - ciri yang Ane sebutkan di atas.



Setelah memarkir kuda hijau Ane, selanjutnya Ane menempati salah satu tempat duduk yang masih kosong. Tanpa fikir panjang Anepun memesan seporsi mie ayam goreng dan segelas es teh manis. Kenapa Ane pilih Mie Ayam goreng ini? karena mie ayam goreng ini adalah menu spesial yang ada disini. Pelayanannya pun terbilang cukup cepat, tak sampai 10 menit pesanan yang Ane pesan sudah datang.




Mie ayam goreng disajikan dengan menggunakan piring yang didalamnya terdapat sawi, potongan daging ayam, acar buah mentimun, mienya itu sendiri dan ditaburi bawang goreng.
Lalu bagaimanakah dengan rasanya? hmmm rasanya enak, tekstur mienya terasa kenyal, gurih berpadukan dengan sedikit rasa manis. Dua kata untuk ini semua,"Wuenak tenan, Le leduk".




Soal harga masih cukup bersahabat kok sob, untuk semuanya dibanderol dengan harga 11k saja dengan rincian seporsi mie ayam goreng 9k dan segelas es teh manis 2k. Buat sobat yang ingin merasakan menu lainnya juga ada kok diantaranya ada mie ayam kuah yang sama besaran harganya.



Lokasinya memang sieh sob agak jauh dari pusat Kota Jogja, tapi tenang aja berikut Ane kasih gambaran rutenya bila sobat belum mengetahui secara persis dimana letak Warung Mie Ayam Goreng Mekaton ini:
Dari Tugu Jogja, bergeraklah ke arah barat melewati Jl. Diponegoro dan Jl. Kyai Mojo memasuki Jl. Godean hingga perempatan lampu merah besar di Jl. Ringroad Barat. Dari sini masih lurus lagi ke arah barat hingga menemukan pertigaan lampu merah di sekitar Km.7. Masih lurus lagi hingga menemukan perempatan lampu merah di Pasar Godean. Nah, dari sini beloklah ke arah kanan (utara) melalui Jl. Godean - Seyegan hingga menemukan perempatan yang di tengah - tengahnya terdapat pohon beringin. Beloklah ke arah kiri melalui Jl. Kebon Agung hingga menemukan Pasar Srikaton. Mie Ayam Goreng Mekaton ini berada di sebelah kanan jalan, sebelah timur Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Seyegan.



Jam buka Warung Mie Ayam Goreng Mekaton:
Dari jam 9 pagi hingga 2 siang.
Gimana sob, tertarikkah untuk mencobanya? atau masih tetap mau mencoba yang dekat - dekat saja dengan pusat kota seperti Warung Mie Ayam Bu Tumini? So, pilihan ada di tangan sobat sob.
Sampai jumpa!

6 komentar:

  1. dari gambarnya sudah kelihatan enak ini mas mienya, kenyal lembut ketoke
    sayurnya sawi putih, ga biasa ya mas...biasanya mie ayam sayur sawi hijau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bener... Malah lebih krenyes - krenyes mbak, tapi enak...
      Bedalah dengan yang pakai sawi hijau, :-)

      Hapus
  2. Mie ayamnya bukan pake sawi hijau itu yak? ini pake sawi putih?
    Baru nemu mie ayam pake sawi putih di blog nya Anis..hehe.
    Enak yaaaa...
    Whuiiih, sllrrrp...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bener,,,
      Lawong yang tak posting tentang mie ayam di blog ini baru dua ini kok Mbak, hehehe
      Cukup enak mbak, slurrrrp, :-)

      Hapus
  3. wah, mie nya mie lidi yaaa... rada susah tuh nyari mi lidi di sini.. biasanya warung yg bnyk penjual batak banyak.. soalnya itu mie banyak dijual di sumatra.. kalo di medan mie nya di tuangi saus kacang pedas mas :D.. bisa nambah2 kalo mbak ART ku udh bikinitu :D.. Hampir mirip ama mie mekaton ini, cuma ditambah saus kacang aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya sieh iya mbak, kayak mie lidi,,, agak miripan dengan mie yang digunakan untuk mie ayam,,, besarannya kurang lebih sama, tapi menurutku agak lembutan ini..,
      Tapi memang enak sieh iya mbak, tambah saus kacang jadi Yummy, :-)

      Hapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me