Minggu, 13 Maret 2016

Lengkapnya Koleksi Satwa di Kebun Binatang Gembira Loka Jogja Part 2


Ada banyak sekali koleksi burung yang ada di Taman Burung ini sob, diantaranya burung kakatua dengan berbagai jenis seperti kakatua tanimbar yang jarang bersuara; kakatua jambul kuning yang hampir semua bulunya berwarna putih kecuali pada jambulnya yang berwarna kuning; kakatua raja yang seluruh tubuhnya tertutup bulu berwarna hitam keabu - abuan. Kulit di bagian lateral kepala berwarna merah tua; dll. Eow iya sob, silahkan baca terlebih dahulu Kebun Binatang Gembira Loka Zoo Part 1 ya sob, biar nyambung ceritanya.
Ada yang lucu sob yang terjadi pada salah satu burungnya, yakni burung hantu sumatera. Ketika Ane mendekatinya, eh malah dia lihat - lihat Ane yang sepertinya tidak menunjukkan ketakutan sama sekali. Lehernya ituloh bisa memutar sampai 180 derajat, Ane bergerak ke kanan maupun ke kiri dia tetap saja melihat Ane dengan sorotan matanya yang tajam. Yawsudah akhirnya tak suruh lihat kamera dan ini dia hasilnya.


Burung Hantu Sumatera
Kakatua Tanimbar
Kakatua Jambul Kuning
Kakatua Raja
Sebenarnya burung - burung yang ada di area ini tidaklah suka ngoceh alias berisik, tapi karena tetangganya yang suka ngoceh maka berisik juga di area ini. Sebelum memasuki area burung yang suka ngoceh Ane dihadapkan pada berbagai macam burung elang. Burung - burung elang tersebut diantaranya ada elang brontok, elang brontok (fase terang), elang ular bido, elang setiwel, dan lain sebagainya.


Elang Brontok
Elang Brontok (fase terang)
Elang Ular Bido
Elang Setiwel
Ini dia burungnya yang dari luar terdengar berisik sekali, jalak penyu, poksai kepala putih, kepodang, cucak ijo, Anis merah (eh bukan namaku lho ya), dll. Selain itu disini juga masih ada beberapa ekor burung lagi yang terkurung yakni rangkong badak, julang emas, violet turaco, dan lain sebagainya.


Tuh sob Burung Rangkong Badak
Burung Violet Turaco
Tak semua burung - burung yang ada disini itu di kurung, di tempat terpisah ada sebuah tempat yang kita didalamnya bisa interaksi langsung dengan burung. Tak ada daftar nama atau penjelasan yang menjelaskan tentang burung - burung yang ada disini. La gimana mau dinamai lawong burungnya saja keluyuran kemana - mana, hehehe. Burung - burung yang ada di ruangan jeruji besi ini sangatlah jinak dan bahkan terkadang mereka semua mengajak kita untuk bermain.


Lucunya

Weladalah, koleksi burung disini memang banyak sekali. Ane rasa burung - burung yang sudah Ane lihat tadi sudah cukup banyak. Tapi kok yo setelah keluar dari ruang interaksi burung masih saja Ane menjumpai beberapa ekor burung lagi. Burung - burung tersebut adalah brung nuri seperti nuri abu - abu Afrika dan nuri kabare/kasturi raja, pecuk hitam dan lain sebagainya.


Burung Nuri Abu - abu Afrika
Nuri Kabare/Kasturi Raja
Pecuk hitam
Melewati hewan penguin, ada sebuah tempat yang tidak ramah bagi pengunjung yang sendirian sob. Ini bener - bener diskriminasi, Ane pokoknya tidak setuju. Ah, lebih baik Ane melanjutkan perjalanan lagi ah.



Di tempat selanjutnya Ane melihat beberapa ekor unta. Unta - unta tersebut bernama unta punuk satu. Ada keunikan yang dimiliki hewan yang satu ini, bulu matanya berbentuk dua sisir terpisah yang saling melekat. Dengan bentuk seperti ini sebutir pasir kecilpun tak akan dapat masuk kedalam mata unta. Hewan ini benar - benar di rancang untuk hidup di daerah kering. Sobat mau menunggangi unta? bisa saja sob, tapi jangan datang pada sore hari ya soalnya di atas jam setengah 4 sore, onta tunggang ini sudah tutup.



Di seberang lokasi onta tunggang, banyak berbagai macam hewan lainnya seperti kijang, rusa timor, dan rusa tutul. Hewan - hewan tersebut juga memiliki keunikan - keunikannya tersendiri. Sebagai contoh rusa jawa yang hidup berkelompok yang dipimpin oleh rusa tua. Selain memimpin, ketua kelompok bertanggungjawab memberikan sirine atau peringatan tanda bahaya apabila di sekitar kelompok terdapat predator yang mengancam. Wuih keren ya, kira - kira punya undang - undangnya nggak ya? hehehe.


Rusa timor
Kijang
Rusa Tutul
Melewati area owa Kalimantan, musang albino, lutung jawa, dan bekantan, Ane bertemu dengan beberapa hewan yakni nilgai, burung unta, kasuari gelambir dua, tapir Asia, dan tapir Brazil. Ane memilih lebih berlama - lama melihat tingkah lucu binatang nilgai dkk dibandingkan dengan di area owa Kalimantan dkk. Kok bisa begitu? soalnya owa Kalimantan dkk pada tidur semua sob alias bersembunyi di rumahnya, hanya bekantan sajalah yang berada di luar rumahnya dan sedang makan.


Bekantan
Nilgai
Kalau itu Burung Unta namanya
Burung Kasuari Gelambir Dua
Tapir Asia
Tapir Brazil
Di tengah perjalanan Ane bertemu dengan sebuah jembatan cantik yang tampak melengkung dengan dibawahnya terdapat banyak sekali ban - ban yang digunakan untuk bermain. Selain itu banyak wahana permainan yang dapat dilakukan disini seperti bumper boat, perahu kayu, sekuter air, dan sepeda air. Semuanya sudah tutup, benar saja karena Ane sampai kesini jam 4 sore sementara wahana permainan sendiri bukanya dari jam setengah 9 pagi sampai setengah 4 sore. Sambil santai, Ane lihat kembali sebuah peta kebun binatang yang Ane dapatkan dari petugasnya ketika masuk. Disitu menunjukkan bahwa masih ada beberapa binatang lagi yang dapat dilihat sebelum perjalanan berakhir. Oke, tak mau berlama - lama lagi langsung saja Ane beranjak dari tempat duduk dan segera melangkahkan kaki menuju binatang - binatang tersebut.


Sebuah jembatan yang tampak cantik

Hewan yang pertama kali Ane lihat adalah sapi, namun tak menyenangkan sambutannya. Bukannya dia mendekat kepada Ane dan menghibur, eh malah Ane dikasih tontonan dia sedang ek ek. Jian asyem tenan. Hewan yang satu ini Ane sudah mengetahui sebelumnya sob dan bahkan sudah akrab dengannya. Tapi bila sobat di Jogja, jangan harap akan melihat sapi jenis ini karena sapi jenis sapi Bali ini justru banyak di pelihara dan ditemui di luar Jogja seperti Bali yang merupakan daerah asalnya dan sumatera seperti Lampung dimana Ane berasal.
Kemudian Kuda Nil, sebelum mendekatinya dia mengeluarkan suaranya yang cukup menggelegar terdengar di telinga. Eh lakok setelah tak dekati malah nggak mau bersuara lagi dan lebih memilih berendam di air sambil melihat Ane. walaupun Ane menunggunya lumayan lama, tetap saja nggak mau bersuara. Mungkin dia nyaman kali dengan Ane, Yasudahlah akhirnya Ane lebih memilih untuk pergi saja dan ngadem pikiran dulu di pinggir kolam sebelum pulang.


Sapi
Kuda Nil
Ku masukkan tangan Ane dan mengambil sebuah HP, disitu terlihat kalau waktu sudah menunjukkan pukul setengah 5 sore. Itu artinya Ane untuk segera pulang ke kost. Sebenarnya masih ada berbagai macam wahana permainan lagi yang dapat dinikmati, sehubungan tak mau kesorean sampai kost langsung saja Ane mencari pintu keluar dan pulanglah Ane menuju kost. Di sepanjang perjalanan menuju tempat parkiran banyak sekali Ane temui para pedagang yang menjajakan barang dagangannya. Mulai dari makanan, minuman, permainan, dsb. So, buat sobat yang ingin beli oleh - oleh silahkan saja mampir dan membelinya.
Rute menuju Lokasi Kebun Raya Gembira Loka Zoo:



Dari Titik Nol Kilometer Kota Jogja bergeraklah ke arah timur (ke kiri bila dari arah Malioboro) melalui Jl. Senopati dan Sultan Agung hingga sobat melewati Jembatan Sayidan dan bertemu perempatan lampu merah. Dari sini masih lurus lagi melewati Pura Pakualaman dan sebuah jembatan lagi. Pelankan laju kendaraan sobat dan lihatlah ke arah kanan, sampailah sobat di tempat yang sobat maksud. Jangan khawatir tersesat karena disitu terpampang dengan jelas papan nama lokasinya.



Jam buka Kenbun Raya Gembira Loka:
Setiap hari pukul 07.30 - 17.30 WIB
Selain gajah tunggang, onta tunggang, dan berbagai macam wahana permainan, disini juga terdapat gelar satwa terampil dan pengenalan perilaku lho sob, berikut jadawalnya:
Minggu/Hari Libur Nasional:
10.00, 11.00, 12.00, 13.00, 14.00, dan 15.00 WIB
Sabtu:
11.00, 12.00, 13.00, dan 14.00 WIB
Senin - Jum'at
11.00 dan 13.00 WIB


Terima Kasih atas kunjungan sobat di Blog ini
Sampai Jumpa!

11 komentar:

  1. Wah seru ini...kalau sophie diajak ke sini bukan main girangnya dia..he he he...
    jadi itu area khusus foto bersama ya mas, ga bisa foto sendiri, ha ha ha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha,,, sebenarnya sieh bisa mbak, cuman gimana ya kalau mau foto sendiri soalnya udah ada tulisannya seperti itu,,, biarlah yang berkunjung tidak sendirian aja mbak yang foto disitu, hehehe

      Hapus
  2. Sudah lama sekali saya tidak ke sana. Artikel njenengan membuat saya rindu untuk ke Gembira Loka mas :D
    thanks ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih gan,,,
      sama - sama :-)

      Hapus
  3. Sudah lama nggak ke bonbin, anak2 sudah besar soalnya. Lumayan lengkap ya koleksinya di sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eow,,, iya mbak, lumayan lengkap koleksinya,,, :-)

      Hapus
  4. jembatan merah itu lagi ahhhh aku galau wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha,,,, cocok ya mas buat merenung? tapi lama - kelamaan merenung ya jadinya malah jadi galau, hehehehe

      Hapus
    2. wkwkw bener mas apalgi teringat sama yg sduah" halah hahahaha

      Hapus
  5. Mas,burung nuri merah yang sayapnya hijau itu namanya apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, itu seingat saya burungnya terbang kesana-kemari ew mbak,,, terus nggak ada penjelasannya disekitar lokasi. Daripada menduga-duga, lebih baik saya tidak tahu mbak, :-)

      Hapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me