Kamis, 10 Maret 2016

Sop Ayam Pak Min (Ragil), Legendanya Sop Ayam dari Klaten

Siapa sieh masyarakat Jogja yang tak kenal dengan warung makan yang satu ini? di Jogja sendiri warung makan ini dapat kita temui dengan mudah karena letaknya ada dimana - mana. Sebenarnya ini bukanlah makanan khas Jogja sob, tapi tetangganya Jogja. Loh kok bisa? Yaiyalah Sop Ayam Pak Min ini kan asalnya dari Klaten dan Klaten sudah masuk Jawa Tengah. Tentu Jawa Tengah dengan Jogja itu kan sudah beda Provinsi, tapi tetanggaan. Iya kan?
Ane sendiri sudah lama tahu tentang sop ayam ini malahan sudah bolak - balik ngelewatin ketika Ane pulang ke Bantul. Salah satu tempat yang bolak - balik Ane lewati adalah Sop Ayam Pak Min di Jalan Bantul. Setiap kali Ane lewat warung ini selalu saja ramai dipadati oleh para pengunjung, sehingga lama kelamaan membuat Ane semakin penasaran saja. Berdasarkan referensi yang Ane baca bahwa Sop Ayam Pak Min Klaten yang paling enak terletak di Jalan Seturan Raya Yogyakarta.



Okelah tanpa ba bi bu lagi hari senin, 18 Januari 2016 berangkatlah Ane menuju kesana. Kali ini Ane ditemani oleh seorang sahabat kost Ane, Abshar. Ternyata sebelumnya sahabat Ane ini sudah pernah kesana dan katanya ada yang dekat kost kita yakni di sekitar Galeria Mall, tetapi karena otak Ane sudah teracuni oleh anggapan kalau di daerah Seturan lah yang paling enak maka tetap saja Ane mau mencobanya yang ada di daerah itu saja.
Tak butuh waktu lama kita untuk sampai sana, ya sekitar 15 an menit saja. Sesampainya disana sudah banyak pengunjung yang datang, maklum saja kita datang masih dalam suasana jam makan siang sekitar jam 1.




Tempatnya sangat luas sekali kira - kira seluas lapangan futsal. Tampilan ruangannya tampak biasa tidak ada yang istimewa, yang ada hanyalah foto Pak Min dan isterinya yang tertempel di dinding di bagian belakang (timur). Sementara di samping kanan dan kiri tembok bagian depan terpasang daftar harga.





Pesanlah kita Nasi Sop Pisah Daging, sehubungan menu yang kita pesan ini tidak tersedia dengan terpaksa kita menggantinya dengan Nasi Sop Pisah Leher untuk Ane dan Nasi Sop Pisah Paha untuk sobat Ane. Untuk minumannya, kita sama - sama pesan es teh saja. Dari sini sudah kita ketahui harganya bukan? tentulah Ane hanya dengan merogoh kocek sebesar 15k saja. Pelayanannya terbilang sangat cepat, tak sampai 5 menit pesanan yang yang kita tunggu - tunggu sudah datang. Nampaknya pengunjung yang banyak tak jadi masalah. Walaupun pengunjungnya banyak namun tak menghalangi para pelayannya untuk melayani kita dengan cepat.



Ane kira awalnya pesanan Ane Nasi Sop Pisah leher itu lehernya dapatnya cuman sedikit, eh ternyata lumayan banyak juga yaw. Ane tahu sekarang mengapa Sop Ayam Pak Min Klaten ini banyak diganderungi oleh para pengunjung, selain harganya murah juga karena isi porsi sop ayamnya sangatlah banyak.


Top Markotop
Namanya juga sop ya sob, penampilannya cukuplah sederhana semangkok sop berisi daging yang Ane inginkan yang kebetulan Ane pesan Sop Pisah Leher dan taburan daun sledri yang disirami dengan kuah berwarna agak keruh berwarna krem. Sop ini disajikan bersamaan dengan seporsi nasi yang diwadahi dengan sebuah mangkok. Kalau dari tampilannya sieh menurut Ane tidaklah terlalu menarik, tapi ntah dengan rasanya. So, seperti apakah rasa dari Sop ini?



Rempah - rempahnya terasa kuat sekali di lidah, walaupun begitu sop nya tetap enak dan bahkan lezat. Tak salah bila Warung Sop Ayam Pak Min ini selalu saja ramai oleh para pengunjung. Selain murah dan isi porsinya banyak juga rasanya yang enak dan khas. Tak sampai setengah jam kemudian


Habislah semua pesanan yang ada di depan mata kita
Gimana, menarik bukan? kalau sobat merasa penasaran dengan Sop Ayam Pak Min ini seperti yang sebelumnya Ane rasakan, sobat bisa berkunjung ke Warung Sop Ayam Pak Min terdekat. Selain Jogja  dan Klaten sendiri, konon katanya Sop Ayam Pak Min ini sudah buka cabang di berbagai daerah di Indonesia. di tanah Jawa, Bali, bahkan Sumatera.
Kalau sobat berada di Kota Jogja dan ingin merasakan Sop Ayam Pak Min yang ada di Jl. Seturan ini, berikut arahan lokasinya:
Dari Titik Nol Kilometer Kota Jogja, bergeraklah ke arah timur searah menuju ke Kebun Binatang Gembira Loka Zoo. Sesampainya di Kebun Binatang Gembira Loka Zoo, masih lurus lagi sedikit hingga sobat menemui perempatan lampu merah. Dari sini, beloklah ke arah kiri (utara) melalui Jl. Janti melewati gedung JEC hingga menemukan perempatan lampu merah. Beloklah ke arah kiri (utara) lagi hingga sobat menemukan jalan layang Janti. Ambil ke arah kiri saja (setelah naik, terus ambil jalan ke bawah ke arah kiri, jangan mengikuti belok ke kanan ke arah Solo loh ya). Nah setelah sobat menemukan pertigaan lampu merah ini (biasa orang menyebutnya dengan pertigaan Janti), beloklah ke arah kiri (barat) lurus sedikit dan lihatlah ada sebuah POM Bensin di kanan jalan. Di samping kanan POM Bensin tersebut terdapat jalan masuk ke arah kanan (utara), beloklah ke arah jalan tersebut (tapi sobat mesti putar balik dulu). Nah sesudah putar balik, dan kemudian belok, sobat sudah melalui Jl. Seturan Raya. Ikuti jalan tersebut hingga sobat menemukan lokasi yang sobat maksud. Letak Warungnya ada di sebelah kanan jalan sebelum selokan mataram.



Kalau sudah ketemu lokasinya, selamat menikmati!

18 komentar:

  1. Ga ada sambelnya ta mas? Eh btw lihat di menu ada tulisan dada pecok, brutu pecok, nah pecok itu apa artinya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pecok sendiri itu bahasa jawa mbak yang artinya potong - potong. Jadi kalau dada pecok ya dada yang di potong - potong menjadi bagian kecil - kecil. Begitupula dengan brutu pecok. Gitu mbak :-)

      Hapus
  2. Harganya murmer banget, Nis. :D Semoga punya kesempatan ke Klaten agar bisa makan di sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak,,, semoga bisa ke Klaten :-)

      Hapus
  3. di jakarta juga udah ada, kata pak suami sih enak..tapi aq blm pernah nyoba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali - kali nyoba Bund,,,, Sependapat dengan Pak suami Bunda pokoknya :-)

      Hapus
  4. Wah.. Bikin ngiler mbak.. Harganya enak dikantong juga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ma'af saya laki - laki ew mbak, hehehe.,,, Bener, pokoknya nggak bikin kantong jebol lah :-)

      Hapus
  5. suka saya sama sop ayam ... segerrr
    penasaran jadi pengen nyobain yang ini, kayaknya sih di daerah jakarta ada sop ayam dari klaten juga ... kesana ahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, ada kok,,, Tapi kalau di Jakarta kira - kira murah nggak ya? hehehe. Malah jadi penasaran aku

      Hapus
  6. Duh, nikmat kelihatannya. Tambah sedap lagi kalo pake 'pincuk', ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya nggak bisa nuw mbak,,, masa sop kok pakai pincuk? hehehe,

      Hapus
  7. Klo beruntung jam 1-an dirimu ke sana bisa ngeliat aku lagi makan sop ayam biasa, wekekeke

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha,,, okelah mas,,, berarti siap ngebosi yak? wekekeke, asyik dapat gratisan

      Hapus
  8. ntah kenapa ya mas, soto ayam aku suka, tapi sop ayam aku ga begitu doyan.. sesekali icipin sih boleh, tapi kalo ada menu lain, biasanya aku pasti milih menu lain itu.. padahal menu ayam sendiri, mulai dari digoreng, dibakar, suka2 aja sih.. :D.. masalah di sopnya berarti ;p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selera orang kan beda - beda mbak,,, ada kue yang orang lain bilang enak, tapi menurut kita nggak enak dan begitu juga sebaliknya. Berarti mbak Fanny memang nggak suka ama yang namanya sop mbak... Berarti begitulah adanya :-) tapi sekali - kali bolehlah nyoba, hehehe

      Hapus
  9. Mas itu sop ayam pak Min yg Pak Ragil bukan? Yg diseturan msh buka nggak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bener.
      Setahu saya sieh masih mbak,,,

      Hapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me