Kamis, 04 Februari 2016

Jadah Tempe Mbah Carik, Makanan Tradisional Legendaris dari Jogja

Masih dengan sahabat Ane sob, perjalanan Ane kesini terbilang tak direncanakan sebelumnya. Bahkan sahabat Ane pun tak mengerti rencana ini. Tapi Ane sebelumnya sempat mencari - cari kulineran apa saja yang layak untuk dikunjungi di Kota Gudeg ini dan salah satu tempat yang masuk dalam rekomendasi adalah Jadah Tempe Mbah Carik yang terletak di Jl. Kaliurang Km. 15 Yogyakarta. Sebelum persimpangan jalan, lampu merah dekat Pasar Pakem.


Ane pun sempat menawari dia, bagaimana kalau kita pergi ke tempat ini bilamana kalau belum kenyang? dan benar saja sepiring nasi Brongkos Bu Padmo ini ternyata belum juga membuat kita kenyang karena nasinya terbilang sedikit. Dia pun setuju untuk melanjutkan kulineran selanjutnya dimana warung yang Ane maksud.
Menyusuri Jalan Turi menuju Kecamatan Turi, Selanjutnya dari Turi menuju Pakem tepatnya ke Pasar Pakem. Dari Pasar Pakem bergeraklah kita menuju selatan melalui Jalan Kaliurang hingga kita menemukan Warung Jadah Tempe Mbah Carik ini di sebelah kiri jalan (Kalau dari Kota Jogja sebelah kanan jalan).


Bagaimana bila sobat datang dari pusat Kota Jogja?
Nah kalau dari Pusat Kota Jogja, cara gampangnya adalah dari Tugu Jogja bergeraklah ke arah utara hingga menemukan perempatan lampu merah besar di Jalan Ringroad Utara yang di sebelah barat lautnya terdapat sebuah bangunan yang mirip tumpeng. Ya, bangunan tersebut adalah Monumen Yogya Kembali (Monjali). Dari sini beloklah ke arah kanan (timur) hingga menemukan perempatan lampu merah lagi. Kemudian beloklah ke arah kiri (utara) melalui Jalan Kaliurang lurus terus melewati Kampus UII di sebelah kiri jalan dan lambatkan kendaraan sobat sambil melihat di kanan jalan karena tak lama lagi sobat akan sampai di Warung Jadah Tempe Mbah Carik ini.


Warungnya cukup luas dan juga tak hanya warungnya saja, halaman parkirnya pun sangat luas sekali. banyak mobil - mobil yang parkir disni hal ini menandakan bahwa warungnya sudah banyak pengunjung yang datang.



Tempat ini memang lebih pantas di sebut warung sob, bagaimana tidak tak hanya jadah dan tempe saja yang ada di sini melainkan berbagai macam menu makanan dan minuman seperti kerupuk, peyek, aqua dan lain sebagainya ada di sini. Nampaknya warung jadah ini tak di desain untuk pengunjung yang datang membeli dan makan di tempatnya. Hanya beberapa tempat duduk saja yang ada dan itupun dipenuhi oleh berbagai macam barang dagangan warung. Disini Ane sempat bingung mau duduk dimanakah kita akan menikmati jadah dan tempenya. Tak perlu fikir panjang akhirnya kita duduk di salah satu tempat duduk yang ada, di samping kiri barang dagangan. Pelayannya terbilang banyak, cuman semuanya sedang sibuk meladeni para pengunjungnya yang datang.



Benar saja banyak pengunjung yang datang dan kebanyakan dari mereka semua dibawa pulang dan dinikmati di rumahnya. Sekaranglah saatnya kita memesan menu makanan yang ada apalagi kalau bukan jadah dan tempe. Di dinding sudah terpampang harga paketannya mulai dari paket jadah tempe, paket jadah tahu tempe hingga paket jadah tahu. Untuk harganya dan berapa biji yang didapatkan, silahkan sobat cek sendiri yaw sob di gambar bawah ini.



Kali ini Ane ngeyel sob, tak menurut berdasarkan harga paket tersebut. Ane pesan jadah 4 tempe 2. Sementara sahabat Ane pesan jadah 5 biji aja, soalnya Si dia tak suka makanan yang namanya manis. Katanya dia pernah nyobain tapi tetap saja dia tidak suka. Untuk minumannya segelas es teh dan segelas es jeruk. Tak butuh waktu lama datanglah pesanan yang kita pesan. Dan jreng jreng jreng, inilah penampakannya.



Dari penyajiannya cukup menarik dan terkesan tidak ala kadarnya. Jadah tempe yang di tempatkan di sebuah piring dengan di bawah jadah dan tempenya diletakkan selembar kertas minyak. Di atas kertas minyak dilapisi dengan daun pisang dan tentunya menambah aroma khas tersendiri bagi jadah dan tempenya. Nah ini yang unik sob, Jadah dan tempenya diletakkan secara terpisah dengan daun pisang sebagai pemisahnya dan di susun secara vertikal. Wah muantab banget ini penyajiannya. Jadah dan tempe ini disajikan bersama cabai dimana bagi penyuka rasa pedas termasuk Ane akan menimbulkan sensasi rasa tersendiri bagi jadah dan tempenya.


Ane baru tahu kenapa warung ini dinamakan Jadah Tempe Mbah Carik
Ternyata jadah disajikan bersama tempe baceman. Sedangkan konon katanya nama "Mbah Carik" nya itu sendiri karena dahulu warung ini didirikan oleh isteri carik (sekretaris desa). Tuh sobat Ane mau makan. Ane mah mau cerita dulu aja yaw sob.



Mungkin sobat akan berfikiran ketika mendengar kata jadah pastilah salah satu makanan tradisional yang diolah dari ketan putih dan kelapa sebagai campurannya. Yapz memang benar adanya, lantas sob apasih yang membuat jadah di tempat Mbah Carik ini begitu terkenal? usut punya usut kalau ini ada hubungannya dengan Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang pernah datang mencicipi jadah tempe ini. Ternyata beliau sangat menyukainya dan akhirnya sekarang warung tersebut sudah dikenal di kalangan para pecinta kuliner.
Sekarang saatnya Ane mengeksekusinya. Mulai dari jadahnya, rasanya gurih dan tidak lengket di tangan. Selain itu sedikit berminyak tetapi tidaklah banyak, pas deh rasanya. Tak hanya pada jadahnya saja yang enak, pada tempenya pun demikian tak kalah enaknya untuk di santap. Yaw namanya aja tempe yang di bacem ya sob, tentulah rasa manis yang timbul. Tapi manisnya tempe ini menurut Ane manis enak dengan struktur kedelainya yang lembut di mulut.
Tidak bisa membayangkan kan sob gimana enaknya perpaduan rasa gurih dengan manis serta pedasnya cabai rawit yang ada? Pokoknya dua kata deh buat jadah tempe ini,"Wuenak Tenan".


Tak kasih jempol
Masih nggak percaya kalau ini benar - benar enak? nieh buktinya hanya sekejap saja ludes semua pesanan yang Ane pesan. Sehubung sahabat Ane sudah kenyang, hanya dimakan sebagian aja dan sebagian yang lainnya di bungkus di bawa pulang.



Untuk harga memang benar - benar bersahabat sob, kita semuanya jadah 9 tempe 2 dan segelas es teh manis serta segelas es jeruk dibanderol dengan harga 15k saja. Tertarikkah untuk mencobanya? silahkan datang saja langsung di tempatnya ya sob.
Jam buka: 8 Pagi - setengah 6 sore

19 komentar:

  1. beneran itu cuma 15k ? murah juga yaa. hadeuh mesti coba nii sri sultan saja suka dengan jadah tempe nii. harus coba ini mah pengunjungnya juga ramai kali aja dapet jodoh disana..uups

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas 15k,,, aku aja agak kaget, kok murah gitu. Sip, monggo mas kalau mau di coba,,, Hahahaha, siapa tahu dapat jodoh sama salah satu pelayannya, kan mending, *eh*

      Terima kasih mas, sudah mampir :-)

      Hapus
  2. Kapan ya bisa maen kesana sambil mencicipi Tempe...hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada niat, ya ada jalan mas,,, pumpung jadah tempenya masih buka mas, segera kesini :-)

      Hapus
  3. Curang euyy..kaga ngajak..hahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe,,, la nggak bilang - bilang, :-)

      Hapus
  4. wah mas baru ngeh deh ada makanan begini, ketan disandingkan dengan tempe bacem...penasaran jadinya....wah kalau yang ini bisa ditiru nih...he he he...
    murah banget ya....semua cuma 15rb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak monggo langsung di buat aja jadahnya,,, enak lho mbak. Tapi biasanya kalau baru pertama buat bisa lengket lho mbak,,,, tapi ya tetep enak, lawong ketan putih dan santan kelapa. Iya mbak, murah cuma 15rb,,, tapi di Jogja, kalau di Batam ya nggak tahu, hehehe

      Hapus
  5. kuliner menarik, kangen makan jadah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas, yang nulis aja udah kangen lagi koq :-)

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kalau di goreng menurutku kalau jaddah kurang lezat mbak,,, enaknya ya beginian masih berwarna putih,,, memang enak ya mbak kalau dengan tape menyantapnya? wah kudu coba nieh, penasaran aku jadinya, hehehe

      Hapus
  7. WAAAH kayak nya enak banget, jadi selain gudeg ada makanan yang wajin di makan pas ke jogja. Tapi main ke jogjanya udah selese euy hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, makanan tradisional banyak mbak di Jogja. Ntar kalau ke Jogja lagi bisa kesini koq mbak, hehehe. Kan nggak jauh - jauh amat dari Malang ke Jogja :-)

      Hapus
  8. Murah meriah ya kuliner jogja:)

    BalasHapus
  9. Jadah tempe alias burger tempe bacem. Aku paling suka dengan yang di Kaliurang trus pulangnya biasanya aku bungkus sepuluh. ntar aku cemil di hotel lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmmm,,, wah keren ya mbak, cemilannya saja tempe bacem. Habis 10 di jamin lah mbak, wareg,,, hehehe

      Hapus
  10. nikmat ya makan jadah yang empuk gurih ditambah tempe bacem yang manis..enak banget

    BalasHapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me