Sabtu, 05 Desember 2015

Desa Wisata Kasongan, Pusat Penghasil Gerabah di Jogja


Sebenarnya Ane nggak ada niatan sieh untuk datang kesini. Tujuan utama Ane yaitu hanya berburu kuliner di Warung Pecel Baywatch Mbah Warno saja. Tapi setelah Ane fikir - fikir lagi dan siapa tahu sobat memerlukan informasi tentang desa wisata ini maka melaui tulisan ini Ane akan menceritakan sedikit tentangnya.
Selepas dari Warung Pecel Baywatch Mbah Warno, Ane mampir di Desa Wisata Kasongan ini. Di sepanjang perjalanan banyak terdapat sentra - sentra kerajinan yang memajang hasil karyanya masing - masing.




Kebanyakan berbagai macam kerajinan yang di pajang di antaranya berupa guci, pot, dan vas dengan berbagai bentuk dan ukuran. Ada yang menarik buat Ane yaitu kebanyakan guci yang di pajang disini memiliki warna yang masih asli dan orisinil. Ntah itu memang begitu adanya atau menunggu pembeli terlebih dahulu untuk membelinya dan kemudian motifnya bisa sesuai dengan selera pembelinya.


Nah, dari sekian banyaknya guci yang ada, ternyata terdapat beberapa macam guci yang di pajang terlihat mewah dan glamour. So, disini tentu pembeli akan lebih memiliki banyak pilihan sehingga pembeli bisa memiliki guci yang mereka inginkan.




Dari info berbagai sumber yang ada, bahwa hasil - hasil kerajinan Desa Wisata Kasongan ini memiliki pangsa pasar hingga ke mancanegara. Tentu kualitas produk yang dihasilkan tidak perlu diragukan lagi.
Tak hanya produk berupa guci saja yang ada disini. Masih banyak produk lain yang dipajang, diantaranya berupa patung, patung loro blonyo, patung budha, patung Punokawan (seperti semar, bagong dan lainnya), dan bahkan patung berupa binatang (seperti gajah, babi dan lainnya).







Selain patung, disini juga memproduksi barang kesenian lainnya seperti wuwung, pigura, perabotan dari bambu bahkan berbagai macam topeng.
Gimana, sobat tertarik? Bila tertarik dan ingin datang kesini, tetapi belum tahu cara kesininya, Dari Kota Jogja bergeraklah ke arah selatan melewati Perempatan Dongkelan (Perempatan Ringroad Selatan - Jalan Bantul), terus ke arah selatan hingga menemukan perempatan lampu merah. Nah, di sebelah kanan (barat) dari lampu merah tersebut sobat akan melihat sebuah gapura yang bertuliskan "Desa Wisata Kasongan". Masuklah kedalam gapura tersebut lurus ke arah barat. Bila sobat menjumpai sebuah pertigaan yang ditengahnya terdapat sebuah pohon beringin, abaikanlah dan tetap lurus ke arah barat hingga menemukan jembatan. Setelah melewati jembatan, sampailah sobat di sentra industri gerabah di Desa Wisata Kasongan ini.


Bagaimana kalau sobat tidak menggunakan kendaraan pribadi? Oke, Desa Wisata Kasongan ini letaknya berada di jalan utama menuju Kota Bantul bila sobat dari Kota Jogja. Sobat bisa menaiki bus jurusan N (Jurusan Pantai Samas) atau B (Serandakan). Sobat bisa naik bus tersebut mulai dari Terminal Giwangan, Perempatan Pojok Beteng Wetan, Perempatan Pojok Beteng Kulon maupun Perempatan Dongkelan. Bilang saja kepada sopirnya turun di depan Gapura Desa Kasongan. Sekitar 30 menit kemudian sampailah sobat di desa wisata ini. Selamat datang di Desa Wisata Kasongan, Pusat penghasil gerabah dan kerajinan keramik.


Selain berbagi informasi kepada sobat semua, Ane mampir kesini juga karena ada pesanan teman yang nitip sesuatu yang konon katanya barang tersebut tersedia disini. Inilah yang Ane maksud. Ternyata untuk mencari barang ini sungguh harus melalui perjuangan dengan bertanya kesana dan kesini. Yaw iyalah beli beginian di pusat kerajinan gerabah, yaw susah. Beda halnya dengan cari gerabah, tentu lebih mudah mencarinya.


Akhirnya nemu juga nieh barang. Dah sampai disini dulu yaw sob cerita Ane. Sampai jumpa.

10 komentar:

  1. Aku sering lewat Kasongna kalo ke Bibis ato ke Pajangan. Tapi malah hanya sekedar lewat saja :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eow,,,, yaw sekali - kali mampir mas, beli sesuatu gitu, hehehe

      Hapus
  2. Di tenpat gerabah jual aromaterapi juga ya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. He'em mbak, awalnya aku juga heran kok ada,,, tapi ya memang ada,,,, tapi tidak setiap gerai toko gerabah ada, cuman gerai tertentu saja

      Hapus
  3. Dolan ke Kasongan itu selalu bikin gatel deh, Mba. Penginnya apa2 dibeli, padahal belum tentu cocok dipasang di rumah kita. Harganya juga belom tentu pas. Hehehe. Lucu gitu liat gerabah-gerabahnya. Unik .. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya mohon ma'af Mbak Nur, yang mpunya blog ini seorang laki - laki bukan perempuan, hehehe. He'eh mbak bener soalnya barang - barang yang di pajang kebanyakan menarik sih, jadi mampu menggoda siapa saja yang datang,,, hehehe

      Hapus
  4. hehehe wah nie kasongan emang spot hits mas hehe apalagi turis suka deh diajak ke sini....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti mas,,, pasti beli sesuatu, asal jangan turis seusia yang nulis ini, paling - paling lihat - lihat dari jalan dan jepret - jepret aja,,, hahahaha

      Hapus
  5. mantap mas infonya dan salam kenal

    BalasHapus

TENTANG ANE

Anis SobatAnis Sobat
Hello, My Name Is Anis Hidayah. I am no Drinking,Drug, Smoking, and Free sex. But yes Travelling, Touring, Mountaineering, visit the new site and meet by new people. Enjoy my life with my way myself. That's about me